Kamis, 25 April 2019

Sejarah , Tujuan , dan Manfaat Kliring

SEJARAH KLIRING

-         10 Sept ’81   : Kliring Lokal secara manual
·      -        Awal 1990      : Kliring Lokal secara otomatis + bantuan mesin baca pilah (reader sorter) +/-   1000          warkat/menit.
-         18 Sept ’98   : Sistem Kliring Elektronik Jakarta (SKEJ) 8 Bank
-         18 Juni ’01    : SKEJ seluruh Jakarta
-         22 Juli ’05     : Sistem Kliring Nasional Bank Indonesia (SKNBI)



TUJUAN DAN MANFAAT KLIRING

Tujuan dilaksanakan kliring oleh Bank Indonesia antara lain :
1.      Memajukan dan memperlancar lalu lintas pembayaran giral
2.      Perhitungan penyelesaian utang piutang dapat dilakukan dengan lebih mudah, aman dan efisien
3.      Salah satu pelayanan bank kepada nasabah .

Prosedur / Mekanisme Kliring

Proses penyelesaian warkat-warkat kliring di lembaga kliring (dilihat dari sisi bank)
·Kliring Keluar, membawa warkat kliring ke lembaga kliring (Nota debet/kredit keluar)
·Kliring Masuk, menerima warkat kliring dari lembaga kliring (Nota debet/kredit masuk)
·Pengembalian Kliring, pengembalian warkat yang tidak memenuhi syarat 
 yang telah ditentukan.

Prosedur Setoran Kliring
Asumsi : Tn B melakukan setoran dengan Cek (Setoran Kliring) di Bank ‘XYZ’


 

Alur Kliring

Kamis, 04 April 2019

Personal Description

Assalamu'alaikum wr. wb

my name is taufik akbar, born in depok on April 28, 1997. my daily life at the computer. I am currently studying at Gunadarma University majoring in Information Systems (a place for college rich people hahahahaha). I hope after graduating from Gunadarma University I get a job / business to get halal money.

actually I am the type of person who is not confident but I hope that someday this feeling of insecurity disappears.

I was actually interested in learning about computers but when I was in college I was interested in studying computers slowly disappearing :).

Selasa, 02 April 2019

Connectors

CONNECTORS (Kata Penghubung)
Connectors digunakan untuk menggabungkan dua kalimat/lebih menjadi satu kalimat.
Connectors dibagi menjadi 3, yaitu:
  1. Menunjukan waktu : before, after, as soon as, while, when.
  2. We went home after the rain stopped.
  3.    I prepare my ticket and passport before I go on holiday to Paris.
  4. I started to look for an apartment as soon as I arrived in this city.
  5. While he was reading her novel, somebody knocked on the door.
  6. I was really sad when I saw a drama movie.
  7. Menunjukan sebab dan akibat : because/because of, since.
  8. I went to the hospital because I had a serious accident.
  9. I went to the hospital because of my serious accident.
  10. Since I have no money, I can’t treat you.
  11. Menunjukan tanda urutan: first, next, then, after that, finally.
  12. first, we must prepare the ingredients.
  13. Next, we cut the vegetables into small pieces.
  14. After that, we put them into frying pan.
  15. Finally, we put some sauce and salt.

Relative Caluses

Relative Caluses
Klausa relatif atau relative clause adalah bagian kalimat yang tidak terlalu penting. Klausa relatif dapat memberikan makna tambahan. Tetapi jika dihilangkan, kalimat akan tetap memiliki tata bahasa yang benar. Ada dua jenis klausa relatif dalam bahasa Inggris. Kita sebaiknya dapat membedakan keduanya karena memengaruhi pemilihan kata ganti (pronoun) yang digunakan untuk memperkenalkan klausa. Ada halaman yang lebih detail mengenai penempatan preposisi dalam klausa relatif.

DEFINING CLAUSE

Defining atau identifying clause menjelaskan orang atau benda manakah yang kita bicarakan dalam sekelompok orang atau benda yang lebih besar. Jika defining clause dihilangkan, arti dari kalimat berubah secara signifikan. Defining relative clause tidak dipisahkan oleh koma atau tanda kurung dari bagian kalimat lainnya.

Passive Voice, Causative Have

Passive Voice (Kalimat Pasif) adalah kalimat yang subject-nya dikenai suatu pekerjaan atau menderita suatu. Dengan kata lain subject kalimat tersebut menjadi sasaran kegiatan yang dinyatakan oleh kata kerja. Dalam bahasa indonesia ciri-ciri kalimat pasif adalah kata kerjanya yang berawalan dengan “di-“ dan beberapa lagi memiliki awalan “ter-“ (tergantung pada konteks kalimat).

Active Voice (Kalimat Aktif) adalah kalimat yang subject-nya berbuat sesuatau atau melakukan suatu pekerjaan. Dalam bahasa indonesia ciri-ciri kalimat aktif adalah kata kerjanya selalu berawalan “me-“ dan beberapa lagi memiliki awalan “ber-“.

Bentuk dari Passive Voice (kalimat pasif) adalah : TO BE / BE + VERB 3

a.      Passive Voice digunakan jika kita hanya ingin fokus pada kejadian bukan pada siapa yang melakukannya.

Example:

Active             : the man is kicking the ball now.

Passive            : the ball is being kicked now

b.     Passive Voice digunakan untuk menghindari suatu subjek yang semu (someone, somebody).

Example :

Active             : someone hit the mirror last night.

Passive            : the mirror was hit last night.

Note :

Dalam bahasa inggris terdapat beberapa kata kerja yang bisa memiliki 2 object, seperti: teach, pay, give, ask, tell, show, over.

Pola – Pola Passive Voice

Adjectives & Adverbs

Adjective dan Adverb.
Adjective (kata sifat) adalah kata yang digunakan untuk menerangkan noun (kata benda) atau pronoun (kata ganti) yang dapat berupa orang (person), tempat (place), binatang (animal), benda atau konsep abstrak.
Adverb (kata keterangan) adalah kata yang berfungsi menerangkan kata kerja (verb), kata sifat (adjective), atau kata keterangan lainnya.
Contoh Kalimat Adjective:
  • My sister is not only beautiful but also tall. (Kakakku tidak hanya cantik, tapi juga tinggi.)
  • Tonight is very quiet and dark. (Malam ini sangat sunyi dan gelap)
  • I met a big gorilla in the zoo yesterday. (Aku bertemu seekor gorila yang sangat besar.)
  • I have some girl friends, but you are the best. (Aku mempunyai beberapa pacar, tapi kamu adalah yang terbaik).
  • The man who is standing on the bridge is a terrorist. (Orang yang berdiri di atas jembatanitu adalah seorang teroris).

Modal Auxiliaries

A. Pengertian.

Modal Auxiliary adalah kata kerja yang bertugas membantu kata kerja utama. Jadi Modal Auxiliary adalah kata kerja pembantu, dan kata kerja utama itu adalah “majikannya”. Contoh: I will explain about modal auxiliary. “Will” adalah kata kerja bantu yang bertugas membantu kata kerja utamanya yaitu “Explain”. Karena hanya pembantu, sehingga ketika dihilangkan tidak akan menjadi masalah dan kalimat tersebut tidak akan kehilangan makna utamanya. Tapi kalau kata kerja utamanya yang dihilangkan, maka kalimat tersebut akan kehilangan makna. Modal auxiliary hanya terdiri dari beberapa kata kerja saja. Jadi kita tidak perlu khawatir dalam memahaminya. Berikut saya jelaskan apa saja yang termasuk modal auxiliary disertai dengan contoh kalimatnya.

B. Contoh dan Fungsi Modal Auxiliary Verbs.

pengertian, rumus, contoh kalimat dan fungsi modal auxiliary verbs
  • WILL
    Fungsi:

Verb as Complement

VERB AS COMPLEMENT

Jika verb menjadi complement (objek) dalam sebuah kalimat, maka verbs tersebut bisa berbentuk verb+ing atau to+verb. Penentuan bentuk tersebut (apakah verb+ing atau to+verb) tergantung oleh verb yang menjadi predicate dalam kalimat itu.
  1. Verb + GerundsGerund adalah kata kerja yang berfungsi sebagai kata benda sehingga dapat berfungsi sebagai subjek, objek dan pelengkap (complement) dalam kalimat, juga di belakang sebuah preposisi. Bentuk gerund biasanya disebut verb+ing. Mungkin istilah itulah yang biasa kita kenal selama ini mengenai gerund. Singkatnya, Gerund adalah kata benda yang dibentuk dari kata kerja (verb) + ing. Gerund sebagai pelengkap tidak dapat dijadikan subject dalam kalimat pasif (passive voice). Gerund terletak setelah to be: is/am/are, was/were, been/being/be. Contoh :
    • My hobby is fishing
    • Her hobby is reading novel
    • My favorite sport is playing football
    • What she wants to do now is crying over her mother to release her burden
    • He considered traveling to Europe for the summer, but he doesn’t have enough funds
  2.    verb + to  infinitiveInfinitives adalah bentuk dasar dari verbs. Dalam bahasa inggris, penulisan infinitives biasanya diawali dengan “to”. Misalnya: to read, to walk, to give, dan seterusnya. Meskipun pada umumnya infinitive diawali dengan “to”, akan tetapi ada beberapa infinitive tanpa “to”, biasanya disebut dengan “bare infinitive”. Contoh:

Pronouns

Pronouns

A. PENGERTIAN PRONOUN
Pronoun merupakan bagian dari part of speech. Pronoun digunakan sebagai kata ganti noun (orang maupun benda). Noun hanya dapat diganti dengan menggunakan Pronoun. Pengunaan pronoun ini agar menghindari pengulangan penyebutan nama atau benda, sehingga dengan menggunakan pronoun akan lebih singkat.

B. FUNGSI PRONOUN
Berbeda dengan noun, Pronoun dapat berfungsi sebagai:
1. Subjek
Subjek disini adalah orang yang melakukannya.
Contoh: They eat.
2. Objek 
Objek disini adalah target atau sasaran dari subjek (orang yang melakukannya).
Contoh: Jenny killed him.
3. Objek preposisi
Yang termasuk preposisi adalah in, on, at, with, by, dan lain-lain. Pronoun yang diletakkan setelah preposisi inilah yang disebut sebagai objeknya.
Contoh: She was surrounded by them.
4. Complement
Pronoun juga bisa sebagai pelengkap (complement).
Contoh: Lisa is My sister. 
Pengertian Pronoun, Fungsi Pronoun, Jenis Pronoun, Contoh Pronoun
PENGERTIAN, FUNGSI DAN JENIS PRONOUN
C. JENIS PRONOUN
Sama halnya dengan noun, pronoun juga memiliki beberapa jenis yang perlu diketahui. Jenis-jenis pronoun tersebut adalah:

Subject – Verb Agreement

SUBJECT-VERB AGREEMENT BAHASA INGGRIS

 
Dalam Bahasa Inggris, rumusan paling utama dalam membuat kalimat Bahasa Inggris adalah keselarasan antara subjek dan predikat. Belajar Bahasa Inggris, meskipun hanya membuat simple sentence, tetap harus memperhatikan subject-verb agreement dalam tatanan kalimat Bahasa Inggris tersebut karena, bagaimanpun juga, untuk membuat kalimat Bahasa Inggris yang lebih kompleks (compound, complex, compound-complex sentence) lagi akan membutuhkan pemahaman yang lebih dalam lagi mengenai subject-verb agreement tersebut dalam suatu teks. Berikut aturan-aturan penting dalam memperhatikan subject-verb agreement:

7 ATURAN TERSEBUT :

 
Aturan 1
Dua singular subjects yang dihubungkan dengan kata or atau nor membutuhkan singular verb, contoh:
  • My father or my my mother is visiting your house.
  • Neither Danny nor Siska does not want to work with me.

Aturan 2
Gunakan plural verb untuk singular project yang dihubungkan ke plural subject menggunakan or atau nor.
  • The president or the armies are available to defend for our country.

Verb Phrases & Tenses

Pengertian Verb Phrase

Verb phrase berdasarkan traditional grammar adalah kelompok kata berupa main verb (kata kerja utama) dan auxiliary verb (kata kerja bantu).
Main verb adalah verb apapun (termasuk linking verb) yang bukan merupakan auxiliary verb. Adapun auxiliary verb dapat berupa primary auxiliary verb (be, do, have) atau modal auxiliary verb (can, could, may, might, will, would, shall, should, dll).
Berdasarkan generative grammar verb phrase adalah predicate, yaitu: main verb beserta seluruh elemen yang melengkapinya: auxiliary verbcomplement (objek kalimat), dan/atau modifier, namun tidak termasuk subjek kalimat.
Verb Phrase
Traditional Grammar+/- auxiliary verb + main verb
Generative Grammar+/- auxiliary verb + main verb +/- complement +/- modifier
Complement dibutuhkan jika kata kerja utama berupa transitive verb, sedangkan modifier dapat berupa adjectiveadverb, atau konstruksi lain yang berfungsi seperti salah satu dari part of speech tersebut.

Tabel Verb Phrase: Traditional vs. Generative Grammar

Contoh Kalimat Verb PhraseVerb Phrase
Traditional GrammarGenerative Grammar
He sleeps without a pillow.
(Dia tidur tanpa bantal.)
sleepssleeps without a pillow
I will ask you a question.
(Saya akan menanyakan satu pertanyaan kepadamu.)
will askwill ask you a question

Lebih banyak Contoh Verb Phrase

Subject, Verb, Complement & Modifier

A. Subject

A Subject is an agent of a sentence. Generally it's a person that do the action (Verb).

Example : My Uncle eaten a plate of roasted corn Yesterday.

My Father pada kalimat di atas berperan sebagai subject yang melakukan aksi (Verb).

B. Verb

A Verb is also called A predicate. Verb merupakan aksi yang di lakukan oleh subject pada suatu kalimat.

Example : I Run Arround the park.

Pada kalimat di atas, Run merupakan aksi yang di lakukan si subject (I).

C. Complement

Complement completes the verb. (Complement melengkapi kata kerja). It,s commonly as noun or noun phrase. Tetapi prepositional (On a table) Phrase tidak termasuk Complement.

Pada penggunaan di kalimat, complement menjawab pertanyaan What & Who.

Example :

I Tell my Father. (Who somebody that you tell? "my Mother").

I buy a dessert to my girlfriend. (What do you buy? "A dessert").